Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Belum Dapat Izin Penerbangan ke Jeddah
Oleh: Raydion Subiantoro
JAKARTA (Bisnis.com): Otoritas penerbangan Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) diketahui belum menerbitkan izin bagi Batavia Air untuk melayani rute penerbangan ke Jeddah.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui alasan GACA belum mengeluarkan untuk Batavia Air.
“GACA kan dulu juga pernah datang untuk audit. Tapi, kami belum tahu juga kenapa izin untuk Batavia belum keluar,” katanya hari ini.
Maskapai nasional yang baru mendapat izin mendarat di Jeddah adalah Lion Air. berlambang Kepala Singa itu mulai menerbangi Jakarta-Jeddah pada 7 November 2009. Saat ini Maskapai Lion Air sudah menerbangi Jakarta-Jeddah seminggu sekali.
Batavia Air saat ini termasuk maskapai kategori I, dan mengoperasikan lebih dari 160 penerbangan setiap harinya dan melayani 37 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (China), Kuching (Malaysia), dan Singapura.
Maskapai itu saat ini memiliki 37 unit armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-200, Boeing 737-400, Airbus 319, Airbus 320, dan Airbus 330. Batavia Air merupakan low fare carriers, dan sudah menerapkan tiket secara elektronik.
Juru bicara Batavia Air Eddy Haryanto mengatakan pihaknya masih menunggu izin dari GACA, karena perizinan dari Kementerian Perhubungan sudah tidak bermasalah.
“Izin dari GACA masih belum keluar, masih menunggu. Kalau dari Kemenhub sudah tidak ada masalah lagi,” jelasnya.(fh)
Sumber : http://web.bisnis.com
Oleh: Raydion Subiantoro
JAKARTA (Bisnis.com): Otoritas penerbangan Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) diketahui belum menerbitkan izin bagi Batavia Air untuk melayani rute penerbangan ke Jeddah.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui alasan GACA belum mengeluarkan untuk Batavia Air.
“GACA kan dulu juga pernah datang untuk audit. Tapi, kami belum tahu juga kenapa izin untuk Batavia belum keluar,” katanya hari ini.
Maskapai nasional yang baru mendapat izin mendarat di Jeddah adalah Lion Air. berlambang Kepala Singa itu mulai menerbangi Jakarta-Jeddah pada 7 November 2009. Saat ini Maskapai Lion Air sudah menerbangi Jakarta-Jeddah seminggu sekali.
Batavia Air saat ini termasuk maskapai kategori I, dan mengoperasikan lebih dari 160 penerbangan setiap harinya dan melayani 37 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (China), Kuching (Malaysia), dan Singapura.
Maskapai itu saat ini memiliki 37 unit armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-200, Boeing 737-400, Airbus 319, Airbus 320, dan Airbus 330. Batavia Air merupakan low fare carriers, dan sudah menerapkan tiket secara elektronik.
Juru bicara Batavia Air Eddy Haryanto mengatakan pihaknya masih menunggu izin dari GACA, karena perizinan dari Kementerian Perhubungan sudah tidak bermasalah.
“Izin dari GACA masih belum keluar, masih menunggu. Kalau dari Kemenhub sudah tidak ada masalah lagi,” jelasnya.(fh)
Sumber : http://web.bisnis.com


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !