Home > Tiket Pesawat > Domestic > Merpati Nusantara > Merpati dan Batavia Air Layani Rute Denpasar-Dili
Merpati dan Batavia Air Layani Rute Denpasar-Dili
TEMPO Interaktif, Jakarta - Indonesia akan melayani rute penerbangan berjadwal dari Denpasar menuju Dili sebanyak 14 kali dalam seminggu. Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines dan maskapai Batavia Air ditunjuk untuk melayani rute tersebut.
Merpati Airlines sudah terlebih dahulu melayani tujuh kali penerbangan charter dalam seminggu dari Denpasar menuju Dili dengan menggunakan pesawat Boeing 737 seri 300 berkapasitas 138 kursi. "Sekarang kan sudah menjadi reguler flight, nanti kami akan buat menjadi 10 kali penerbangan," ujar Tonny Aulia Achmad, Executive Vice President Commercial Merpati usai penandatanganan MoU Indonesia dan Timor Leste Bidang Transportasi Udara, hari ini.
Harga tiket untuk rute Denpasar-Dili pulang pergi US$ 348 per penumpang. Menurut Tonny, rute Denpasar-Dili tingkat keterisian kursi (load factor) rata-rata mencapai 85 persen dimana sebesar 60 persennya adalah penumpang bisnis. "85 persen itu baik berangkat ataupun kembali. Bahkan kalau weekend load factornya bisa 100 persen."
Dia menambahkan, nantinya Merpati akan membuka rute baru dari Kupang menuju Dili sebanyak 2 kali perjalanan dalam seminggu menggunakan pesawat MA 60 yang memiliki kapasitas 50 kursi. "Direncanakan sebelum Natal sudah bisa jalan. Karena kalau naik bis bisa sampai 12 jam, sedangkan dengan pesawat 50 menit sudah sampai. Harga lebih murahlah," ungkapnya.
Selain rute tersebut Merpati juga sedang mengkaji dua rute lainnya yaitu Ujung Pandang-Dili dan Dili-Kupang-Darwin. Sebab Timor Leste mempunyai kedekatan emosional dengan wilayah Timur Indonesia. Namun untuk rute terakhir, masih menunggu kesepakatan fith freedom rights yang dibahas antara Pemerintah Indonesia dan Australia. Kedua rute tersebut juga akan dilayani menggunakan pesawat MA 60.
"Merpati sudah memesan 13 unit pesawat MA 60 dan mulai November ini akan datang tiga pesawat. Tiap bulan direncanakan datang 3 pesawat baru," kata Tonny.
Sementara itu, Batavia Air sedang dalam proses mengurus perizinan untuk rute penerbangan Denpasar-Dili yang direncanakan bisa mulai beroperasi pada Desember 2010 ini dengan menggunakan pesawat Airbus A319 berkapasitas 144 kursi.
"Saat ini perizinannya sedang kami urus dari Kementerian Perhubungan dan otoritas penerbangan Timor Leste," jelas Hasudungan Pandiangan, Direktur Niaga Batavia Air. Harga tiket Batavia dipastikan lebih murah ketimbang Merpati Airlines.
Batavia Air, kata Hasudungan, akan membidik empat segmen penumpang yaitu siswa, pelaku bisnis, keluarga serta wisatawan. "Di sana pasarnya tumbuh dan masih ada market yang belum kami kelola," ujarnya.
ROSALINA
Sumber : Tempo


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !