Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > Garuda Dan Air Asia Tambah Penerbangan Melalui Bandara Adisucipto
Garuda Dan Air Asia Tambah Penerbangan Melalui Bandara Adisucipto
TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Untuk memenuhi kebutuhan mudik dan balik lebaran 2010, dua maskapai penerbangan yaitu Garuda dan Air Asia menambah penerbangan melaui Bandara Adisucipto Yogyakarta. Sedangkan maskapai lainnya belum secara resmi mengajukan penambahan penerbangan ke pihak bandara.
“Sampai hari ini baru dua maskapai penerbangan yang secara resmi mengajukan penambahan penerbangan melalui bandara Adi Sucipto, yang lain yaitu Lion Air dan Mandala Air masih bisik-bisik,” kata Halindra, Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, hari ini.
Air Asia yang melayani penerbangan dari Yogakarta-Kualalumpur, Yogyakarta-Jakarta begitu pula sebaliknya meambah satu penerbangan per hari dari dan ke Kualalumpur pada 3 hingga 7 September 2010. Sedangkan penerbangan ke dan dari Jakarta penerbangan ditambah dua kali per hari mulai 7 hingga 19 September 2010.
Untuk maskapai penerbangan Garuda Airways dari dan ke Jakarta penambahan penerbangan dimulai pada 11 September (1 kali penerbangan), 12, 13, 14 September (dua kali penerbangan) dan pada 15 September (satu kali penerbangan).
Pada hari-hari normal, tanpa ada penambahan, dalam satu hari Air Asia melayani satu kali penerbangan ke Kualalumpur, Singapura dan Jakarta pergi pulang. Sedangkan Garuda melayani penerbangan Yogyakarta-Jakarta sebanyak 9 kali begitu pula sebaliknya dari Jakarta ke Yogyakarta sebanyak 9 kali penerbangan. Pesawat Garuda dari bandara Adi Sucipto juga melayani penerbangan ke Bali sebanyak dua kali begitu ula sebaliknya Bali-Yogyakarta 2 kali penerbangan.
Pesawat Lion Air melayani penerbangan Yogyakarta-Jakarta sebanyak 6 kali penerbangan dan sebaliknya 6 penerbangan dari Jakarta ke Yogyakarta. Selain itu satu kali penerbangan ke Bali, Balikpapan, Surabaya dan Bandung.
“Kami menyarankan kepada pengelola maskapai penerbangan untuk memilih slot time, yaitu jam-jam yang tidak padat penerbangan, sebab kalau semua menumpuk di jam sibuk akan menyulitkan penjadwalan,” kata Halindra.
Jam sibuk penerbangan pada pagi hari adalah jam 06.00 hingga 09.00 WIB, 15.00 hingga 17.00 WIB dan pada 18.00 hingga 20.00 WIB. Sehingga penjadwalan penerbangan akan lebih mudah dan penumpukan calon penumpang di bandara tidak terjadi. Dalam satu hari,
Ada sebanyak 44 penerbangan reguler yang melalui bandara tersebut.
Pada saat menjelang dan sesudah lebaran, para penumpang pesawat terbang yang melalui bandara milik Tentara Angkatan Udara itu diprediksi mencapai 12 ribu penumpang per hari. Pada hari normal rata-rata per hari sekitar 9.500 hingga 10 ribu penumpang per hari.
http://www.tempointeraktif.com


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !